Jumat, 08 Desember 2017

STUDI KELAYAKAN BISNIS "WARUNG SEBLAK HOT"

STUDI KELAYAKAN BISNIS
“WARUNG SEBLAK HOT”

TUGAS

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Studi Kelayakan Bisni

Oleh
Alifia Rahma Rosayati
NPM. 434334022014049

PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PASUNDAN
BANDUNG
2017
 DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL....................................................................................... i
KATA PENGANTAR................................................................................... ii
DAFTAR ISI............................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang........................................................................... 1
1.2 Nama Usaha.............................................................................. 2
1.3 Konsep Usaha........................................................................... 2
1.4 Visi & Misi Usaha....................................................................... 2
1.5 Tujuan usaha............................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN
            2.1 Aspek Pasar dan Pemasaran.................................................... 3
                        2.1.1 Segmentasi, Targeting................................................ 3
                        2.1.2 Permintaan.................................................................. 3
                        2.1.3 Penawaran.................................................................. 4
                        2.1.4 Produk........................................................................ 4
                        2.1.5 Harga.......................................................................... 5
                        2.1.6 Distribusi..................................................................... 6
                        2.1.7 Promosi...................................................................... 6
            2.2 Aspek Manajemen.................................................................... 6
            2.3 Aspek Sumber Daya Manusia.................................................. 7
            2.4 Aspek Sosial dan Ekonomi serta Dampak Lingkungan............ 8
                        2.4.1 Aspek Sosial Ekonomi................................................. 8
                        2.4.2 Dampak Lingkungan.................................................... 8
            2.5 Aspek Keuangan....................................................................... 9
                        2.5.1 Kebutuhan Dana Investasi.......................................... 9
                        2.5.2 Rencana Pembelajaan dan Sumber Dana.................. 9
                        2.5.3 Rencana Kebutuhan Dana......................................... 10
                        2.5.4 Proyeksi Keuangan.................................................... 11
2.6 Aspek Teknis/ Operasi............................................................ 13
BAB III PENUTUP
            3.1 Kesimpulan.............................................................................. 17
            3.2 Saran....................................................................................... 17
DAFTAR PUSTAKA







 BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang
Dengan perkembangan zaman dan teknologi maka orang sekarang mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan, karena pada masa kini banyak makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Sebagian masayarakat kelas bawah, memilih makanan hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan murah, dua hal inilah yang menjadi prioritas untama mereka dala membeli makanan. Mereka tidak begita memikirkan kandungan yang terdapat dalam makanan tersebut. Untuk itulah saya bermaksud untuk membuat makanan yang memiliki rasa yang enak dengan harga yang cukup murah dan aman dikonsumsi karena tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya.
Dari uraian diatas maka sangat potensial bila saya mengembangkan usaha “Seblak” ini, “Seblak” akhir-akhir ini menjadi hidangan yang di gemari berbagai kalangan, terutama oleh remaja. “Seblak”  adalah makanan Indonesia, umumnya dalah makanan khas dari Sunda Jawa Barat yang bercita rasa girug dan pedas serta harganya yang cukup murah. Berbahan dasar dari kerupuk ditambah dengan bahan bahan lain seperti telur, sayur-sayuran, olahan daging dan masih banyak bahan untuk dijadikan “Seblak” ini.
            Maka dari itu, bisnis “Seblak” merupakan usaha yang menjanjikan untuk dijalankan.
1.2         Nama Usaha
”Warung Seblak Hot”

1.3         Konsep Usaha
Usaha penjualan “Seblak”  ini merupakan usaha kecil yang dijalankan untuk sementara dalam menambah pemasukan kebutuhan hidup sehari-hari. Jika usaha ini berhasil atau sukses dan dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka saya akan memperbesar usaha ini dengan membuka usah di berbagai daerah atau tempat lain.

1.4         Visi & Misi Usaha
Menciptakan dan mengembangkan makanan khas Bandung yang gurh dan pedas sehinggal dapat disukai oleh berbagai kalangan masyarakat dengan membuat “Seblak”  yang beraneka ragam dengan berbagai bahan lain yang di campur, sesuai dengan kesukaan konsumen yang membeli.

1.5         Tujuan Usaha
Tujuan dari usaha “Seblak” ini adalah:
1.    Memperoleh penghasilan atau pendapatan tambahan
2.    Mengisi waktu luang
3.    Memenuhi kebutuhan jajanan untuk masyarakat
4.    Memanfaatkan peluang usaha yang ada
BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Aspek Pasar dan Pemasaran
            2.1.1   Segmentasi, Targeting, Positioning
·         Segmentasi
Yang menjadi segmentasi dari usaha ini semua kelas, yakni mulai dari menengah keatas maupun menengah kebawah.
·         Targeting
Yang menjadi target pasar adalah para pemuda-pemudi baik itu pelajar maupun mahasiswa dan masyarakat sekitar.
·         Positioning
Menciptakan Seblak dan Jus yang rasa dan harganya tersimpan di benak Konsumen
            2.1.2   Permintaan
·         Perkembangan permintaan saat ini
Dewasa ini, “Seblak” sudah menjadi salah satu trend makanan bagi anak muda dan permintaan saat ini mulai merangkak naik
·         Prospek permintaan akan datang
Seblak” akan tetap diminati oleh semua orang dari semua kalangan karena kenikmatannya.


            2.1.3   Penawaran
Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha Warung Seblak. Maka perlu adanya produk yang membeikan nilai lebih. Oleh karena itu, bagi pelaku usaha disektor ini perlu melakukan penawaran yang inovatif untuk menarik pasar.

            2.1.4   Produk
Produk yang akan dihasilkan berupa macam-macam “Seblak” dan minuman seperti Jus Buah. Dengan menggunkan bahan-bahan yang terpilih.
            Material yang digunakan:
            Bahan:
·         Macam-macam Kerupuk
·         Mie Telor, Mie Instan dan Kwetiau
·         Bakso
·         Sosis
·         Telur
·         Tahu
·         Kangkung
·         Siomay dan Tahu Kering
·         Saus Sambal
·         Kecap
·         Sambal
·         Garam dan Penyedap
·         Bawang Putih yang sudah di blender
·         Kencur
·         Minyak Goreng
·         Ceker Ayam
·         Makaroni
·         Buah Mangga, Stroberi, Alpukat
Peralatan:
·         Kompor gas
·         Blender
·         Penggorengan
·         Pisau
·         Sumpit Kayu
·         Cup Jus
·         Sedotan
·         Plastik dan kresek untuk seblak
·         Sendok plastik

2.1.5   Harga
            Harga yang ditetapkan untuk
·         Seblak mulai dari Rp. 6.000 – 12.000
·         Jus Buah Rp. 6.000

2.1.6   Distribusi
            Distribusi produk dilakukan secara langsung ke konsumen, hal ini dikarenakan pembeli datang langsung ke tempat penjualan

2.1.7   Promosi
            Kegiatan promosi yang dilakukan untuk memperkenalkan “Seblak” ini dengan sistem world of mouth
                                                                                    
2.2       Aspek Manajemen
1.    Perencanaan
Dalam aspek manajemen, akan disusun visi-misi daripada usaha ini dan juga peraturan yang diperlukan untuk mengatur jalannya usaha.
2.    Pengorganisasian
Penentuan akan bentuk organisasi yang mudah dimengerti sesuai dengan proses yang ada.
3.    Pengarahan
Fungsi pengarahan yang harus terpenuhi serta sikap dan perilaku pemimpin yang hendak nya memenuhi kriteria agar dapat mengarahkan bawahannya. Oleh karena itu, pemilik “Warung Seblak Hot” berusaha menggunakan kekuasaan seara positif terutama dalam mengambil keputusan.

4.    Pengendalian
Untuk memastikan semua proses berjalan dengan baik, diperlukan proses audit dan control yang baik ada serta danya standar operating prosedur yang baku dalam pelaksanaan dan pencataan penjualan dan pembelian

2.3       Aspek Sumber Daya Manusia
            Struktur Organisasi “Warung Seblak Hot”
PEMILIK/PENGURUS
KARYAWAN
 






            Didalam manajemen usah dagang “Seblak” ini menggunakan 2 orang pekerja. Adapun tugas yang dilakukan karyawannya ini adalah melayani pembeli dengan memasak “Seblak” , membuat jus buah dan membersihkan warung serta peralatannya. Pemilik dari usaha ini ada 2 orang yang bertugas menyampaikan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan karyawannya serta mencari peluang. Bila ada event, ikut serta untuk membuka stan “Seblak”. Jam kerjanya dimulai dari pukul 11.00 – 18.00.


2.4       Aspek Sosial dan Ekonomi serta Dampak Lingkungan
            2.4.1   Aspek Sosial Ekonomi
“Warung Seblak Hot” sebagai usaha dagang “Seblak” yang memang usaha “Seblak” seblak sebelumnya sudah ada di kalangan masyarakat pun sudah banyak mengenal usaha seblak lainnya. Usaha ini diharapkan memberi dampak positif terhadap masyarakat.
Adapaun manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekitae yaitu dengan berdirinya usaha ini memberikan keuntungan bagi pemilik warung sebab bagian luar warung bisa  difungsikan dengan baik dan menghasilkan uang. Pembeli juga bisa merasakan manfaat sebab di cuaca yang panas ataupun dingin “Seblak” bisa dinikmati dengan memilih sesuai macam-macam bahan keinginan mereka.
            2.4.2   Dampak Lingkungan
Kedepannya bila usaha ini jalan maka akan menimbulkan dampak terhadap persepsi masyarakat bahwa dalam keadaan panas ataupun dingin yang bisa dicari masyarakat adalah “Seblak”.





2.5     Aspek Keuangan
2.5.1     Kebutuhan Dana Investasi
1.    Biaya pra operasi
Biaya pra operasi sebesar Rp. 3.699.000 yang digunakan untuk stan penjualan dan pendirian usaha awal.
2.    Modal Kerja
Modal kerja digunakan untuk membiayai aktiva lancar sebesar Rp. 13.709.000
Total kebutuhan Investasi sebesar Rp. 17.408.000
2.5.2     Rencana Pembelanjaan dan Sumber dana
Dalam pendirian usaha Seblak ini menggunakan modal pribadi sebesar Rp. 17.408.000











2.5.3     Rencana Kebutuhan Dana
Aktiva Tetap
Etalase
Rp. 2.000.000

2 Buah Kompor Gas&2 Tabung gas 3kg
Rp.    900.000

3 Buah Penggorengan
Rp.    225.000

3 buah spatula
Rp.      45.000

1 Buah Blender
Rp.    336.000

1 Buah Pisau
Rp.      25.000

6 buah Kursi Pelastik
Rp.    168.000 

Jumlah Aktiva Tetap

Rp. 3.699.000
Aktiva Lancar
Kas
Rp. 9.000.000



Bahan-bahan Seblak dan Jus Buah
Rp. 4.709.000

Jumlah Aktiva Lancar
Rp. 13.709.000

Total Aktiva




Rp. 17.408.000


2.5.4     Proyeksi Keuangan
1.    Proyeksi pendapatan
·         Pendapatan Perhari
Seblak Perporsi rata-rata Rp. 10.000 (+/-50porsi)          = Rp. 500.000
Jus Buah Perporsi Rp. 6.000 (+/- 35porsi)                      = Rp.  210.000+
Total                                                                                       = Rp. 710.000
·         Pendapatan Per Bulan
(Rp. 710.000 x 30)                                                   = Rp. 21.300.000

·         Pendapatan Setahun
(Rp. 21.300.000 x 12)                                              = Rp. 255.600.000
2.    Proyeksi Biaya Per Tahun
a.    Pembelian Bahan                                       = Rp. 27.708.000
b.    Gaji Karyawan                                              = Rp. 28.800.000
c.    Biaya Listrik dan air                                     = Rp.   5.000.000
d.    Blender                                                          = Rp.   336.000
e.    Penggorengan                                             = Rp.   225.000
f.     Kompor                                                          = Rp.   900.000
g.    Spatula                                                          = Rp.    45.000
h.    Pisau                                                              = Rp.    25.000
i.      Kursi Plastik                                                  = Rp.   168.000
j.      Perlengkapan Kebersihan                         = Rp.     300.000+
Jumlah Biaya                                              = Rp. 63.507.000

3.    Proyeksi Laba/Rugi
Perhitungan Laba/Rugi yaitu dengan menghitung antara selisih pedapatan dan pengeluaran.
Laba/Rugi = Pendapatan – Pengeluaran
                    = 255.600.000 – 63.507.000
                    = 192.093.000
Dengan demikian laba yang diperoleh per tahun dalam penjualan produk seblak dan jus buah yaitu sebesar Rp. 192.093.000

4.    Perhitungan Kelayakan Usaha
Perhitungan kelayakan Usaha dengan menggunakan metode Payback Period.
            Payback Period = Investasi            x 12
                                          Kas Bersih/tahun
            Payback Period = 17.408.000      x 12 = 1 bulan
                                           192.093.000
           
           



2.6     Aspek teknis/ Operasi
·         Pemilihan desain produk yang akan di produksi
Contoh produk:
a.    Contoh Macam-macam Seblak:


b.    Contoh Macam – macam Jus Buah

·         Pemilihan mesin dan Teknologi
Menggunakan mesin Produksi (blender, cooking set) standar
·         Penentuan lokasi usaha
Kami memilih lokasi usaha di Jalan Cijawura Hilir karena lokasi ini merupakan pangsa pasar kami yaitu para pelajar SD, SMP,SMK dan kalangan lainnya. Dan merupakan jalan yang cukup ramai
















·         Penentuan desain layout yang rapi agar proses penjualan bisa berjalan dan tidak menyulitkan konsumen
Tempat penyimpanan bahan-bahan yang lain
 


kompor
kursi

kursi

kursi

Meja untuk membungkus jus dan seblak dan terdapat laci uang
Tempat pembuatan Jus (blender)
PINTU
kompor
Meja kayu tempat menyimpan bahan bahan Seblak dan Jus
kursi

kursi

kursi
 













BAB III
PENUTUP
3.1       Kesimpulan
Berdasarkan uraian membuka usaha dalam menjual “Seblak” di atas dapat disimpulkan bahwa usaha membuka Warung Seblak mampu memberikan hasil yang baik dan dapat di katakan layak untuk dijalankan. Selain itu di dukung dengan harga yang terjangkau oleh kantong pelajar atau masyarakat lainnya, letak yang strategis. Peluang tersebut memberikan rasa optimis untuk menjalankan usaha ini.

3.2       Saran
1.    Sebelum membuka usah, sebaiknya menetapkan dulu usaha apa yang ingin di buat dengan perkiraan – perkiraan mengenai modal dan keuntungan yang didapat
2.    Pilihlah usaha yang banyak dicari atau dinikmari oleh masyarakat
3.    Seseorang wirausaha harus percaya diri, tidak mudah menyerah dan memiliki keuletan serta mampu berkomunikas dengan baik

DAFTAR PUSTAKA

Studikelayakanbisnis-130717024925

STUDI KELAYAKAN BISNIS "WARUNG SEBLAK HOT"

STUDI KELAYAKAN BISNIS “WARUNG SEBLAK HOT” TUGAS Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Studi Kelayakan Bisni ...